Skip to main content
x
Pemkab Rejang Lebong Matangkan Persiapan Urban MTB 2026 di Hutan Kota, 08/04/2026 (Ari/Mediasinardunia.com)

Pemkab Rejang Lebong Matangkan Persiapan Urban MTB 2026 di Hutan Kota

Rejang Lebong, Mediasinardunia.com – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menggelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan kegiatan Urban MTB (Mountain Bike) Tahun 2026 di ruang rapat Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (08/04/2026).
 
Rapat dipimpin langsung oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Taman, S.P., M.Si., didampingi Kepala Dinas Pariwisata, serta dihadiri oleh sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak terkait lainnya.
 
Usai rapat, Taman menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah konkret mematangkan event balap sepeda wisata yang rencananya akan digelar di kawasan Hutan Kota pada 18 hingga 19 April 2026 mendatang.
 
“Rapat ini kita laksanakan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Urban MTB. Alhamdulillah, dari hasil koordinasi tadi, seluruh pihak mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga OPD pendukung sudah siap. Bahkan Dinas Kesehatan juga akan menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi peserta,” ujarnya.
 
Ia menambahkan, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak sebagai upaya mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong, Riki Irawan, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa event Urban MTB ini menjadi salah satu strategi promosi untuk memperkenalkan Curup sebagai kota wisata.
 
“Melalui berbagai event, termasuk Urban MTB ini, kita berharap dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan ini akan memanfaatkan kawasan wisata Hutan Kota sebagai lokasi utama,” jelasnya.
 
Dijelaskan lebih lanjut, target peserta dalam kegiatan ini berkisar antara 300 hingga 500 orang. Hingga saat ini, tercatat sekitar 100 peserta telah mendaftar yang berasal dari berbagai daerah, seperti Jambi dan Sumatera Selatan. Event ini juga terbuka untuk peserta dari luar Pulau Sumatera.
 
“Tujuan utama kita adalah memperkenalkan potensi wisata daerah. Sementara untuk aspek kompetisi atau prestasi, itu menjadi nilai tambah,” pungkasnya.