Skip to main content
x
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Fraksi Partai Golkar, Berlian Utama Harta, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan reses guna menjaring aspirasi masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) Bengkulu Utara–Bengkulu Tengah pada Masa Sidang II Tahun Sidang 2026, Rabu 15/7/2026.(Diky/mediasinardunia.com)

Reses Berlian Utama Harta Serap Aspirasi Warga Bengkulu Tengah, Insentif Perangkat Desa hingga Kesejahteraan Guru TPQ Jadi Sorotan

BENGKULU TENGAH, Mediasinardunia.com – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Fraksi Partai Golkar, Berlian Utama Harta, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan reses guna menjaring aspirasi masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) Bengkulu Utara–Bengkulu Tengah pada Masa Sidang II Tahun Sidang 2026. Kegiatan berlangsung di Aula MTs Mambaul Ulum Yayasan Al Muttaqin, Desa Harapan Makmur, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah.
 
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, pengurus organisasi kepemudaan, serta pengelola lembaga pendidikan. Turut hadir Pimpinan Pondok Pesantren Mambaul Ulum KH. Ahmad Imam Royani, Ketua Yayasan Al-Muttaqin Bengkulu Rengga Setiawan, Ketua PC Ansor Bengkulu Tengah Nanang Safrudin, dan Kepala Desa Harapan Makmur Tri Ekana Supri Santoso.
 
Dalam dialog terbuka, warga menyampaikan berbagai permasalahan secara langsung. Salah satu yang disoroti adalah keluhan mengenai belum lancarnya pembayaran insentif perangkat desa yang disampaikan Parman, warga Kecamatan Pagar Jati.
 
Menanggapi hal itu, Berlian Utama Harta menyatakan persoalan ini perlu diperjuangkan bersama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan pemerintah. Ia memahami keresahan yang dirasakan dan menegaskan pemerintah kabupaten juga bertanggung jawab mencari solusi agar hak perangkat desa segera terpenuhi.

Bengkulu

“Saya akan berkoordinasi dengan rekan-rekan di tingkat kabupaten untuk menindaklanjuti hal ini, serta membuka ruang komunikasi dengan perwakilan perangkat desa agar penyelesaian dapat dilakukan bersama,” ujarnya.
 
Selain itu, perwakilan MTs Mambaul Ulum menyampaikan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan, khususnya peralatan olahraga. Berlian meminta pihak sekolah menyiapkan proposal rinci untuk diperjuangkan, sekaligus langsung memberikan bantuan pribadi guna mendukung kebutuhan tersebut.
 
Perwakilan ibu-ibu Darul Ulum juga menyampaikan kendala pendanaan kegiatan sosial, yang disambut kesediaan Berlian menjadi donatur dan menyerahkan bantuan awal.
 
Sementara itu, Kepala Desa Harapan Makmur Tri Ekana Supri Santoso menyoroti pelayanan kesehatan, banyaknya peserta BPJS Kesehatan yang belum aktif, serta penyaluran bantuan sosial yang masih terkendala ketidaksesuaian data desil penerima manfaat. Masyarakat juga menyampaikan harapan dukungan bagi keberlangsungan organisasi Ansor dan Banser, serta kesejahteraan guru TPQ yang honornya masih minim.
 
Seluruh aspirasi dicatat sebagai bahan perjuangan sesuai fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Berlian menegaskan reses bukan sekadar rutinitas, melainkan wadah nyata mendengarkan keluh kesah masyarakat.
 
“Kami akan mengawal seluruh aspirasi. Yang menjadi kewenangan kabupaten akan dikoordinasikan, sedangkan yang masuk ranah provinsi akan kami perjuangkan di DPRD Provinsi Bengkulu,” tegasnya.
 
Di akhir kegiatan, Berlian Utama Harta juga menyalurkan bantuan sembako berupa beras 5 kilogram untuk 200 warga, dengan total 1 ton beras yang diserahkan langsung kepada masyarakat yang hadir. Kegiatan ini disambut positif dan semakin mempererat hubungan wakil rakyat dengan konstituen.