Skip to main content
x
Jokowi Dorong Pembangunan IKN dan Istana Garuda sebagai Kritik Terhadap Kesan Kolonial Istana Kepresidenan Jakarta dan Bogor, 13/08/2024 (Ari/Mediasinardunia.com)

Jokowi Dorong Pembangunan IKN dan Istana Garuda sebagai Kritik Terhadap Kesan Kolonial Istana Kepresidenan Jakarta dan Bogor

Jakarta, Mediasinardunia.com - Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang kesan kolonial dari Istana Kepresidenan di Jakarta dan Bogor telah menjadi pendorong dalam upaya pembentukan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Istana Garuda sebagai simbol kebanggaan bangsa. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Jokowi dalam acara pengarahan kepada para kepala daerah se-Indonesia di Istana Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur pada hari Selasa (13/08/2024).

Jokowi menyatakan bahwa bangunan Istana Kepresidenan di Jakarta dan Bogor mengingatkan akan masa kolonial yang selalu dirasakannya setiap hari. Bangunan tersebut dibangun pada masa pemerintahan Hindia Belanda, yang sebelumnya dikuasai oleh Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC) dan kemudian diambil alih oleh Kerajaan Belanda.

Istana Kepresidenan di Jakarta pertama kali dibangun pada tahun 1796 saat masa pemerintahan Gubernur Jenderal Pieter Gerardus van Overstraten, yang merupakan Gubernur Jenderal terakhir VOC di Batavia (Jakarta). Bangunan tersebut awalnya dibuat oleh seorang pengusaha Belanda bernama Jacob Andries van Braam sebagai tempat peristirahatannya. Pembangunannya berlangsung selama 8 tahun dan selesai pada tahun 1804 pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Johannes Sieberg.

Sejak itu, bangunan tersebut diambil alih sebagai pusat kegiatan pemerintahan dan kediaman gubernur jenderal. Istana Kepresidenan Jakarta juga dikenal dengan sebutan Hotel Gubernur Jenderal karena fungsinya sebagai tempat tinggal para pejabat penting.

Pada tahun 1869, Gubernur Jenderal Pieter Mijer bahkan mengajukan permohonan untuk membangun sebuah "hotel" baru di belakang Istana Gubernur Jenderal untuk menampung kegiatan pemerintahan yang semakin berkembang. Demikianlah sejarah Istana Kepresidenan Jakarta yang kini menjadi salah satu simbol kekuasaan negara.