Skip to main content
x
Krisis Air di Mukomuko, Warga Berjuang Melawan Kekeringan. 28/07/2024 (Diky/Mediasinardunia.com)

Krisis Air di Mukomuko, Warga Berjuang Melawan Kekeringan

Mukomuko, Mediasinardunia.com - Warga Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu mulai merasakan dampak kemarau dan kesulitan dalam mendapatkan air bersih.

Di musim kemarau ini, sebagian warga menggunakan aliran sungai untuk mandi dan mencuci, seperti yang dijelaskan oleh Lukman, seorang tokoh masyarakat Desa Nenggalo, Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, pada Minggu, 28 Juli 2024. Ia menyatakan bahwa sebagian besar wilayah Kecamatan Teramang Jaya telah tidak hujan selama sebulan terakhir.

Dampak dari kurangnya hujan ini menyebabkan debit air dari sumur warga di desanya berkurang, bahkan beberapa sudah mengalami kekeringan. Lukman bersama dengan Syamsi, tokoh masyarakat Nenggalo, mengatakan bahwa kekeringan juga dirasakan pada sumber air bersih di sarana pendidikan dan rumah ibadah di desa tersebut.

Kesulitan air bersih juga dirasakan oleh desa tetangga. Lukman menjelaskan bahwa aliran Sungai Nelan Bantal telah ramai aktivitas mandi dan mencuci selama seminggu terakhir.

Kekeringan ini hampir terjadi setiap tahun, dan pada tahun 2023 kemarau lebih parah. Warga biasanya mengandalkan aliran sungai untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Untuk mengatasi masalah ini, warga telah mengajukan permintaan kepada pemerintah desa untuk pembangunan Pamsimas pada tahun 2025.