Skip to main content
x
Perihal pasokan bawang, cabai, telur, dan ayam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko telah mengunjungi dua pemerintah daerah (Pemda) di Sumatera Barat (Sumbar), yaitu Pemda Solok dan Pemda Payakumbuh. (3-4/7/24). (Diky/mediasinardunia.com)

Pemkab Mukomuko Jalin Kerja Sama Pasokan Bahan Pokok dengan Pemda Solok dan Payakumbuh di Sumbar

Mukomuko, Mediasinardunia.com - Perihal pasokan bawang, cabai, telur, dan ayam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko telah mengunjungi dua pemerintah daerah (Pemda) di Sumatera Barat (Sumbar), yaitu Pemda Solok dan Pemda Payakumbuh.

Kepala Sekretaris Daerah (Sekda) Mukomuko, Dr. Abdiyanto, memimpin kunjungan tersebut. Dia didampingi oleh sejumlah kepala Dinas, termasuk Kadis Pertanian, Kadis Perikanan, Kadis Perindagkop-UKM, serta pejabat dari jajaran Setdakab, Asisten II, Staf Ahli Bupati, dan Kabag Ekonomi Setdakab Mukomuko.

"Pada hari Rabu, 3 Juli 2024, kami mengunjungi Pemda Solok, dan hari ini (Kamis, 4 Juli) kami ke Pemda Payakumbuh," kata Sekda ketika dihubungi.

Abdiyanto menjelaskan bahwa Pemkab Mukomuko mengunjungi dua Pemda di Sumbar tersebut untuk menjalin kerja sama dalam pasokan bahan pokok seperti bawang merah, cabai, telur, dan ayam pedaging.

Kedua daerah tersebut merupakan sumber pasokan bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat Mukomuko. Namun, beberapa bulan terakhir, pasokan bahan tersebut kurang, sehingga menyebabkan lonjakan harga dan inflasi di Mukomuko.

Untuk mengendalikan inflasi, Pemkab Mukomuko berupaya memastikan pasokan bahan pokok tersebut dengan menjalin kerja sama dengan Pemda Solok dan Payakumbuh.

"Kami menjalin kerja sama dengan Pemkab Solok terkait produk bawang merah dan cabai, serta dengan Pemkab Payakumbuh terkait produk telur dan daging ayam," tambah Sekda.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan kebutuhan pangan seperti telur, daging ayam, bawang, dan cabai di Kabupaten Mukomuko dapat terpenuhi dan harga dapat stabil.

Sekda juga mengungkapkan bahwa Mukomuko saat ini masih mengandalkan pasokan bahan pangan dari Solok dan Payakumbuh, karena pasokan lokal tidak mencukupi.

"Penandatanganan kerja sama dengan Pemkab Solok sudah dilakukan pada hari Rabu kemarin, dan hari ini akan dilakukan dengan Pemkab Payakumbuh," tutup Abdiyanto.