Skip to main content
x
Masalah sampah di Kota Bengkulu masih menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kamis (4/4/24). (Diky/mediasinardunia.com)

Rancangan Proyek Pengelolaan Sampah Kota Bengkulu: Solusi Teknologi untuk Mengatasi Masalah Sampah

Bengkulu, Mediasinardunia.com - Masalah sampah di Kota Bengkulu masih menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Volume sampah terus meningkat di Kota Bengkulu, sehingga diperlukan upaya untuk mengolahnya menjadi hal yang bermanfaat guna mengurangi volume sampah. Namun, sistem pengolahan sampah di Kota Bengkulu masih tergolong sederhana, Kamis (4/4/24). 

Kepala Bidang Pengolahan Sampah DLH Kota Bengkulu, Rusman, menyatakan bahwa pengolahan sampah di TPA Air Sebakul masih sederhana. Di daerah lain, sampah dapat dijadikan pupuk kompos yang bermanfaat untuk perawatan di Dinas Pertamanan. Oleh karena itu, teknologi dianggap sebagai solusi untuk mengurangi volume sampah di TPA Air Sebakul.

DLH terus mendorong warga untuk membangun budaya memilah sampah mulai dari rumah tangga dan melakukan pengomposan untuk sampah organik. Selain itu, Pemerintah Kota Bengkulu juga melakukan kerjasama dengan Swiss Green Projects terkait pengelolaan sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM) serta gas, dengan investasi mencapai Rp600 miliar.

Realisasi proyek tersebut direncanakan pada tahun ini, dengan lahan yang akan dibebaskan masih dalam persiapan. Sebelumnya, DLH juga mengajukan anggaran pembebasan lahan untuk tahun 2024 kepada DPRD. Proyek ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi pengelolaan sampah Kota Bengkulu dan memberikan inspirasi bagi daerah lain dalam menerapkan solusi ramah lingkungan.

(Rilis MC/KB)