Wabup Bengkulu Tengah Hadiri Rakorda Program Bangga Kencana 2025
Bengkulu, Mediasinardunia.com - Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Tarmizi, S.Sos., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bengkulu Tengah, Dr. S. Dharmarini Rachmat, SKM, MPH., menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana 2025 yang diselenggarakan oleh BKKBN Provinsi Bengkulu di Taman Wisata Mangrove Bhadrika Bengkulu, pada Kamis (21/08/2025).
Rakorda yang mengusung tema “Dari Bumi Merah Putih, Untuk Indonesia Emas 2045” ini dihadiri oleh lebih dari 500 peserta, termasuk Kepala Daerah, OPD Provinsi/Kabupaten/Kota, TNI-Polri, Ketua TP PKK se-Provinsi Bengkulu, instansi vertikal, perguruan tinggi, hingga kader IMP.
Rakorda Bangga Kencana Bengkulu 2025 bukan sekadar rapat koordinasi, melainkan momentum transformasi nyata. Dengan sinergi, target terukur, dan komitmen seluruh elemen, harapan untuk mewujudkan generasi emas Indonesia 2045 semakin dekat.
Agenda utama dalam Rakorda meliputi launching “Bengkulu Satu Data” sebagai fondasi data terpadu dan akurat, penyematan Orang Tua Asuh melalui “Gerakan Genting” untuk mendukung pencegahan stunting secara langsung, pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah dan mitra kerja atas kontribusi nyata dalam mendukung 30 indikator pembangunan kependudukan, serta pelantikan Forum Komunikasi Kader IMP Provinsi Bengkulu, wadah bagi para pemuda yang aktif di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menerima berbagai penghargaan sebagai apresiasi atas kontribusi luar biasa dalam mendukung pencapaian 30 indikator utama peta jalan kependudukan dalam dokumen perencanaan daerah di Provinsi Bengkulu. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada pemerintah daerah yang telah mendukung pelaksanaan GANAS ke-32 Tahun 2025 melalui selebrasi upacara, apel bersama, dan lomba sederhana. Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Tengah juga mendapatkan penghargaan atas komitmen pemanfaatan hasil pendataan keluarga sebagai basis pembangunan di Provinsi Bengkulu.
Acara dibuka oleh Penjabat Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, yang dalam sambutannya menggarisbawahi urgensi percepatan penurunan stunting. “Kita berharap penurunan stunting mencapai target 2,5 hingga 3 persen. Evaluasi tahunan sangat penting agar alokasi dana transparan dan masyarakat memahami bahayanya,” ujarnya.
Selanjutnya, Kepala BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhari, menekankan pentingnya menetapkan target yang jelas. “Jika tidak ada target, maka tidak dianggap ada. Perencanaan keluarga adalah kunci untuk melahirkan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.
Rakorda ini juga berfungsi sebagai forum evaluasi kinerja BKKBN, untuk mengidentifikasi kelemahan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan keluarga, kependudukan, dan penurunan stunting di Bengkulu.