Skip to main content
x
Tahun ajaran baru 2024/2025 di Kabupaten Mukomuko ditandai dengan dimulainya penerapan Kurikulum Merdeka secara menyeluruh di semua Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). (Diky/mediasinardunia.com)

Dimulainya Era Kurikulum Merdeka: Gratis Seragam Sekolah untuk Siswa SD dan SMP di Mukomuko Tahun Ajaran Baru 2024/2025

Mukomuko, Mediasinardunia.com - Tahun ajaran baru 2024/2025 di Kabupaten Mukomuko ditandai dengan dimulainya penerapan Kurikulum Merdeka secara menyeluruh di semua Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Langkah ini sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 12 Tahun 2024.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mukomuko, Epi Mardiani S.Pd., melalui Kabid Pendidikan Dasar, Ramon Hosky ST., menjelaskan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan dan tanggung jawab lebih besar kepada pihak sekolah dalam mengembangkan metode pembelajaran dan kegiatan belajar mengajar yang efektif bagi peserta didik.

"Tujuan utama penerapan Kurikulum Merdeka adalah meningkatkan mutu pendidikan, memperbaiki sistem pendidikan, dan membuatnya lebih responsif terhadap perkembangan zaman," kata Ramon.

Ramon juga menekankan bahwa Kurikulum Merdeka membutuhkan pendidik yang ahli dalam materi yang diajarkan dan menguasai teknologi. Terdapat kebutuhan akan banyak referensi dalam menerapkan kurikulum ini.

Selain penerapan Kurikulum Merdeka, Disdikbud Mukomuko juga akan memberikan seragam sekolah gratis kepada seluruh siswa SD dan SMP di wilayah tersebut. Bantuan ini merupakan kelanjutan dari program pada tahun 2022 dan 2023.

"Seragam sekolah diperkirakan akan disalurkan minggu depan setelah selesai dilakukan pendataan ulang," ujar Ramon.

Pendataan ulang dilakukan untuk memastikan semua siswa menerima seragam dengan ukuran yang sesuai. Dana untuk seragam gratis ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mukomuko tahun 2024 sejumlah Rp 3,9 miliar.

Seragam yang akan didistribusikan meliputi seragam putih merah dan putih biru beserta atributnya, serta seragam olahraga. Rencana pengadaan seragam muslim ditunda karena keterbatasan anggaran, tetapi akan diajukan kembali pada tahun 2025.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah ini melalui implementasi Kurikulum Merdeka dan pembagian seragam gratis," tambah Ramon.