Dipimpin Camat, Seluruh Perangkat Desa di XIV Koto Ajukan Pencairan APBDes Tahap II Serentak
Mukomuko, Mediasinardunia.com – Dipimpin langsung oleh Camat XIV Koto, Andrianto, S.A.P., seluruh Kepala Desa (Kades) dan perangkat desa se-kecamatan tersebut berbondong-bondong mendatangi kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mukomuko, Senin (13/4/2026).
Kedatangan rombongan tersebut dalam rangka melakukan pengajuan pencairan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahap II Tahun Anggaran 2026 secara serentak. Alhasil, seluruh desa di wilayah itu berhasil menyelesaikan administrasi pengajuan dana.
Andrianto menjelaskan, pihaknya terus mendorong percepatan penyerapan anggaran di tingkat desa. Untuk mewujudkannya, pemerintah kecamatan senantiasa melakukan pendampingan intensif kepada pemerintah desa.
Respon para Kades dinilai sangat positif. Hal ini terlihat dari keseriusan mereka dalam bergerak cepat menyampaikan berkas pengajuan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap II.
“Kami mengajak pemerintah desa untuk mampu melakukan percepatan penyerapan anggaran, dan hari ini semua desa di XIV Koto tuntas pengajuan APBDes tahap dua,” ujar Andrianto.
Lebih jauh ia menyampaikan, saat ini proses pengajuan sudah masuk tahapan verifikasi dan administrasi. Pihak desa kini tinggal menunggu tahapan selanjutnya, seperti penandatanganan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), sebelum akhirnya anggaran masuk ke Rekening Kas Desa (RKD).
“Selanjutnya mereka tinggal menunggu tahapan berikutnya hingga anggaran tahap dua cair. Sementara itu, kami tetap mengawal dan mendorong desa supaya tetap memaksimalkan penyerapan anggaran tahap satu yang belum terserap,” sambungnya.
Di akhir kesempatan, Camat Andrianto berharap seluruh desa di bawah binaannya tetap kompak dan solid demi kemajuan bersama. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah bermula dari pengelolaan pemerintahan desa yang baik.
“Kami ingin desa khususnya di XIV Koto tetap solid, bersatu dalam bekerja dan berkarya untuk Mukomuko maju. Mari sama-sama membangun daerah ini dimulai dari desa,” pungkasnya.