Skip to main content
x
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa realisasi impor daging sapi saat ini telah mencapai 46.231,40 ton, yang merupakan 32,07% dari kuota impor yang telah disetujui oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag). Total kuota impor daging sapi yang disetujui oleh Kemendag adalah sebanyak 144.141 ton dari total rencana impor tahun ini sebanyak 145.251 ton. (Diky/mediasinardunia.com)

Impor Daging Sapi Mencapai 32,07% dari Kuota yang Disetujui: Bapanas

Jakarta, Mediasinardunia.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa realisasi impor daging sapi saat ini telah mencapai 46.231,40 ton, yang merupakan 32,07% dari kuota impor yang telah disetujui oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag). Total kuota impor daging sapi yang disetujui oleh Kemendag adalah sebanyak 144.141 ton dari total rencana impor tahun ini sebanyak 145.251 ton. Saat ini, stok daging sapi dalam negeri mencapai 96.756 ton.

Deputi Kerawanan Pangan dan Gizi Bapanas, Nyoto Suwignyo, menjelaskan bahwa impor daging sapi paling banyak didistribusikan ke DKI Jakarta dan paling sedikit ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Masuknya daging impor ini terjadi menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha yang akan jatuh pada 17 dan 18 Juni 2024. Tujuan dari impor daging sapi ini adalah untuk memenuhi kekurangan kebutuhan daging dalam negeri.

Selain daging sapi, Bapanas juga mencatat realisasi impor komoditas lain seperti bawang putih, yang baru mencapai 39% dari kuota yang telah ditetapkan. Realisasi impor bawang putih saat ini baru sebanyak 135.865 ton dari total kuota impor sebanyak 249 ribu ton. Rencana impor bawang putih tahun ini adalah sebanyak 645.025 ton, sehingga masih tersisa 213.435 ton untuk diimpor.

(Rilis DF)