Skip to main content
x
Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko telah mengerahkan sejumlah petugas perkebunan untuk melakukan pengecekan pada tanaman kelapa sawit yang diajukan untuk mengikuti program peremajaan yang didukung oleh pemerintah pusat. (Diky/mediasinardunia.com)

Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Giatkan Program Peremajaan Kelapa Sawit untuk Tingkatkan Produktivitas Petani

Mukomuko, Mediasinardunia.com - Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko telah mengerahkan sejumlah petugas perkebunan untuk melakukan pengecekan pada tanaman kelapa sawit yang diajukan untuk mengikuti program peremajaan yang didukung oleh pemerintah pusat.

Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Iwan Cahaya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten dalam menanggapi usulan peremajaan tanaman kelapa sawit yang meliputi area seluas 1.644 hektare.

Pengecekan dilakukan untuk memverifikasi jenis tanaman dan luas lahan yang sesuai dengan proposal yang diajukan oleh delapan kelompok tani di daerah tersebut. Iwan menyatakan, "Kami ingin memastikan bahwa tanaman yang diajukan untuk program peremajaan adalah kelapa sawit dan bukan jenis tanaman lain."

Delapan kelompok tani yang terlibat dalam usulan ini berasal dari berbagai wilayah di Mukomuko, dengan total lahan yang diusulkan termasuk KRP Sungai Barau Desa Lubuk Bangko, Kecamatan Selagan Raya sebesar 255 hektare, Kelompok Tani Talang Kenidai Desa Pernyah, Kecamatan Teramang Jaya sebesar 180 hektare, serta KRP Maju Bersama dan KRP Bukit Barisan dengan luas yang signifikan.

Iwan menyatakan bahwa program peremajaan kelapa sawit ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman kelapa sawit di Mukomuko, yang pada akhirnya akan mendukung peningkatan pendapatan para petani. Pemilihan tanaman yang tepat dan verifikasi luas lahan yang akurat merupakan kunci kesuksesan program ini.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Mukomuko dalam mendukung sektor pertanian, khususnya dalam pengembangan kelapa sawit, yang merupakan komoditas penting di daerah tersebut.

Dengan dukungan efektif dari pemerintah pusat dan usaha keras dari kelompok tani, program peremajaan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertanian di Mukomuko.

(Rilis AB)