Skip to main content
x
Pemkab Rejang Lebong Resmikan Lima Destinasi Wisata Alam Baru Sebagai Bagian dari Ekspos 100 Hari Kerja, 27/05/2025 (Diky/Mediasinardunia.com)

Pemkab Rejang Lebong Resmikan Lima Destinasi Wisata Alam Baru Sebagai Bagian dari Ekspos 100 Hari Kerja

Rejang Lebong, Mediasinardunia.com - Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong meresmikan lima destinasi wisata alam baru sebagai bagian dari rangkaian ekspos 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong, pada Selasa, 27 Mei 2025. Peresmian dilakukan oleh Bupati HM Fikri Thobari, SE, MAP, dan disaksikan oleh Wakil Bupati Dr. H. Hendri Praja, SSTP, M.Si, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta pelaku pariwisata.

Kelima destinasi yang diresmikan merupakan kawasan berbasis alam yang menawarkan pengalaman wisata yang berbeda. Destinasi-destinasi tersebut meliputi:
1. Bukit Basah di Desa Dusun Sawah, Curup Utara - difokuskan sebagai area perkemahan.
2. Danau Talang Kering di Desa Pahlawan, Curup Utara - dilengkapi rakit dan kano untuk wisata air.
3. Air Terjun Curup Lekat di Talang Rimbo Lama - ditawarkan sebagai lokasi panjat tebing.
4. Sungai Kelingi yang melintasi Desa Air Apo hingga Tanjung Sanai - disiapkan untuk kegiatan arung jeram.
5. Hutan Bambu di Desa Air Lanang, Curup Selatan - dikembangkan sebagai destinasi ekowisata.

Bupati Fikri menjelaskan bahwa Sungai Kelingi memiliki karakteristik arus yang beragam, sehingga ideal untuk dua segmen wisatawan. “Lima kilometer pertama cocok untuk wisata keluarga, sedangkan lima kilometer berikutnya memiliki tantangan lebih tinggi untuk profesional,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga memberikan penghargaan kepada lima desa wisata terbaik tahun 2025, yaitu Barumanis (Bermani Ulu), Cawang Lama (Selupu Rejang), Rimbo Recap (Curup Selatan), Kayu Manis (Selupu Rejang), dan Dusun Sawah (Curup Utara).

Dengan peresmian ini, jumlah destinasi wisata alam di Rejang Lebong bertambah menjadi 94 titik. Bupati Fikri menyatakan bahwa potensi sektor pariwisata masih sangat terbuka untuk dikembangkan lebih luas. Saat ini, Pemerintah Kabupaten sedang menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kabupaten Wisata sebagai dasar hukum untuk memperkuat kemitraan dengan investor.

“Salah satu investor nasional, Pak Andi dari Alfaland, yang merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia, telah menyatakan minat untuk berinvestasi di Rejang Lebong,” ungkap Bupati Fikri. Ia menambahkan bahwa model yang dapat dijadikan contoh adalah Kabupaten Singkawang, yang dulunya memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) kecil, namun kini meningkat seiring berkembangnya sektor wisata di Kabupaten tersebut di Pulau Kalimantan.