Wakil Bupati Bengkulu Tengah Hadiri Rapat Paripurna Bahas Raperda Perubahan APBD 2025
Bengkulu Tengah, Mediasinardunia.com – Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Tarmizi, S.Sos, menghadiri rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, serta jawaban Bupati atas pandangan tersebut. Rapat berlangsung di Ruang Gunung Bungkuk DPRD Bengkulu Tengah pada Selasa (2 September 2025).
Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bengkulu Tengah, Fepi Suheri, didampingi Wakil Ketua I DPRD, Peri Haryadi, S.Sos., M.Si., dan Wakil Ketua II, Romli, S.P. Turut hadir anggota DPRD, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, serta undangan lainnya.
Pada rapat tersebut, fraksi-fraksi partai menyampaikan pandangan umum mereka terhadap perubahan APBD 2025 Bengkulu Tengah, dan disepakati rancangan perubahan APBD tahun 2025 untuk dapat dibahas ke tahap berikutnya.
Usai mendengarkan pandangan fraksi-fraksi, rapat dilanjutkan dengan penyampaian jawaban Bupati Bengkulu Tengah yang disampaikan oleh Wakil Bupati Tarmizi. Dalam kesempatan tersebut, Pemkab menegaskan komitmen untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan anggaran, menjaga stabilitas fiskal, serta mengoptimalkan realisasi program pembangunan.
Wakil Bupati Tarmizi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah tidak akan menaikkan pajak daerah, namun akan fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi dan optimalisasi potensi daerah, tanpa membebani masyarakat.
“Kami akan terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah pusat, mendorong efisiensi belanja daerah, serta mengoptimalkan penyerapan anggaran agar seluruh program pembangunan dapat tercapai,” ungkapnya.
Selain itu, Pemkab juga berkomitmen memberikan dukungan kepada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta terus berinovasi untuk mencari sumber PAD baru. Hingga saat ini, realisasi anggaran telah mencapai 45 persen dari target tahun berjalan.