Skip to main content
x
Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Mukomuko, Polres Mukomuko memperkuat langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan konflik di tengah masyarakat, Selasa 22/9/2026.(Alf/mediasinardunia.com)

Jelang Pilkades Serentak, Kapolres Mukomuko Tegaskan: Beda Pilihan Jangan Jadi Alasan Terpecah

Mukomuko, Mediasinardunia.com - Selasa 22 September 2026, Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Mukomuko, Polres Mukomuko memperkuat langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan konflik di tengah masyarakat.

Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K. mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), menghormati perbedaan pilihan, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang belum terverifikasi.

Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya Polres Mukomuko memastikan seluruh tahapan Pilkades berlangsung aman, damai, tertib dan demokratis.
“Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga persatuan dan persaudaraan. Jangan sampai karena perbedaan pilihan dalam Pilkades, hubungan kekeluargaan, persahabatan maupun kerukunan antarwarga menjadi terganggu,” ujar AKBP Riky Crisma Wardana.

Enam Pesan Kapolres untuk Masyarakat
Melalui imbauan Kamtibmas yang disampaikan Humas Polres Mukomuko, Kapolres menekankan enam hal penting yang perlu menjadi perhatian seluruh masyarakat.

1. JAGA PERSATUAN

Masyarakat diminta tetap menjaga kerukunan meskipun berbeda pilihan calon kepala desa. Perbedaan politik di tingkat desa tidak boleh berubah menjadi permusuhan yang merusak hubungan antarkeluarga maupun antarwarga.
Kapolres mengajak masyarakat mengedepankan sikap saling menghormati dan menempatkan kepentingan bersama di atas perbedaan pilihan.

2. HINDARI PROVOKASI DAN HOAKS

Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar, terutama isu yang berkaitan dengan Pilkades.
Informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya hendaknya tidak langsung disebarluaskan melalui media sosial maupun grup komunikasi masyarakat.

“Jangan sampai media sosial justru menjadi sarana untuk memperkeruh suasana. Gunakan media sosial secara bijak, jangan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan jangan memberikan ruang bagi pihak-pihak yang ingin memecah persatuan masyarakat,” tegas Kapolres.

3. JAGA KEAMANAN LINGKUNGAN

Keamanan Pilkades bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Masyarakat juga diminta aktif menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan, potensi konflik atau tindakan yang dapat mengganggu Kamtibmas.
Polres Mukomuko bersama jajaran Polsek akan terus melakukan pemantauan serta langkah preventif di wilayah masing-masing untuk mengantisipasi munculnya gangguan keamanan.

4. JUNJUNG SPORTIVITAS

Para calon dan pendukungnya diminta mengedepankan sportivitas serta menghormati proses demokrasi.
Dukungan terhadap calon harus disampaikan secara santun dan sesuai aturan. Tidak boleh ada intimidasi, penghinaan, provokasi maupun tindakan yang berpotensi memicu perselisihan.
“Silakan berbeda pilihan dan memberikan dukungan kepada calon masing-masing, tetapi tetap kedepankan etika, kesantunan dan aturan. Jangan melakukan tindakan yang dapat menimbulkan perselisihan atau mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Kapolres.

5. GUNAKAN HAK PILIH

Masyarakat yang memenuhi persyaratan sebagai pemilih diimbau menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.
Pemilih diharapkan datang ke TPS dengan tertib, mengikuti ketentuan yang berlaku dan memberikan pilihan sesuai hati nurani tanpa tekanan dari pihak mana pun.
Kapolres menilai partisipasi masyarakat merupakan bagian penting dalam proses demokrasi di tingkat desa, namun seluruh pelaksanaannya harus tetap mengedepankan ketertiban dan aturan.

6. BERSAMA JAGA KONDUSIVITAS

Seluruh elemen masyarakat diajak mengambil bagian dalam menjaga situasi tetap kondusif sejak tahapan Pilkades hingga seluruh proses selesai.
Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, perangkat desa, para calon, tim pendukung dan masyarakat umum diharapkan menjalankan peran masing-masing secara bertanggung jawab.

“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat, para calon, pendukung, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, perangkat desa dan seluruh elemen lainnya untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tegas AKBP Riky Crisma Wardana.
Polres Tegaskan Netral dan Profesional
Kapolres Mukomuko menegaskan jajaran Polres Mukomuko akan mengawal seluruh tahapan Pilkades sesuai tugas dan kewenangan dengan mengedepankan netralitas, profesionalitas dan pendekatan humanis.
Masyarakat juga diminta tidak menyelesaikan persoalan dengan cara sendiri apabila terjadi perbedaan pendapat atau konflik selama proses Pilkades.

“Apabila ada persoalan atau perbedaan pendapat, mari kita selesaikan dengan kepala dingin dan melalui mekanisme yang ada. Jangan melakukan tindakan main hakim sendiri. Jika membutuhkan bantuan atau menemukan adanya potensi gangguan keamanan, segera komunikasikan dan laporkan kepada pihak kepolisian,” imbau Kapolres.
Menurutnya, keberhasilan Pilkades tidak hanya ditentukan oleh hasil pemungutan suara, tetapi juga bagaimana seluruh proses demokrasi tersebut berlangsung tanpa merusak persatuan masyarakat.

“Berbeda pilihan bukan berarti harus bermusuhan. Setelah seluruh proses selesai, kita tetap bersaudara dan bersama-sama membangun desa agar semakin maju dan sejahtera,” tutup AKBP Riky Crisma Wardana.
Dengan semangat “Pilkades Aman, Desa Maju”, Polres Mukomuko mengajak seluruh masyarakat menjadikan Pilkades sebagai momentum demokrasi yang dewasa, tertib dan bermartabat, tanpa mengorbankan persatuan serta kerukunan masyarakat desa.

POLRES MUKOMUKO
Pelayanan Cepat, Polisi Dekat