Pemerintah Kabupaten Mukomuko Mendaftarkan Batik Tando Pusako untuk Mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis
Mukomuko, Mediasinardunia.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) telah mendaftarkan Batik Tando Pusako asal daerah ini untuk mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis dari Kemenkumham.
"Kami telah mendaftarkan Batik Tando Pusako ke Kemenkumham, dan pihak Kemenkumham telah meluncurkan produk yang didaftarkan tersebut," kata Kepala Disperindagkom-UKM Kabupaten Mukomuko, Nurdiana, di Mukomuko, pada hari Jumat.
Ia menjelaskan bahwa tujuan pemerintah daerah mendaftarkan Batik Tando Pusako dan indikasi geografis adalah untuk menegaskan bahwa batik ini berasal dari wilayah Kabupaten Mukomuko.
Dia menekankan bahwa dengan adanya indikasi geografis ini, motif batik asal daerah ini tidak akan diklaim oleh daerah lain karena indikasi geografis Batik Tando Pusako ini berada di wilayah Kabupaten Mukomuko.
Ia juga menjelaskan bahwa Batik Tando Pusako sebelumnya sudah memiliki sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), tetapi sertifikat HAKI berbeda dengan sertifikat indikasi geografis.
Setelah batik ini mendapatkan sertifikat HAKI, katanya, langkah selanjutnya adalah meningkatkan batik khas daerah ini untuk mendapatkan sertifikat indikasi geografis.
Ia juga menambahkan bahwa selain pemerintah daerah mendaftarkan indikasi geografis Batik Tando Pusako, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu juga mendaftarkan Batik Seluma kepada Kemenkumham.
Dia menyebutkan bahwa ada beberapa motif Batik Tando Pusako asal daerah ini, dan motif batik tersebut sudah ditetapkan dalam Peraturan Bupati Nomor 13 Tahun 2021 tentang Batik Tando Pusako Kabupaten Mukomuko.
Dalam peraturan bupati ini, katanya, motif Batik Tando Pusako Mukomuko ini terdiri dari gambar tando pusako seperti Sirih Cerano, pohon kelapa sawit, ikan mikih, dan lokan.
Ia menjelaskan bahwa berbagai motif Batik Tando Pusako selain mencerminkan khas daerah ini, juga termasuk motif bunga Rafflesia karena daerah ini merupakan bagian dari Provinsi Bengkulu.