Skip to main content
x
Pemprov Bengkulu Berikan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Sumatera, 12/12/2025 (Ari/Mediasinardunia.com)

Pemprov Bengkulu Berikan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Sumatera

Bengkulu, Mediasinardunia.com - Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera bukan sekadar peristiwa alam, tetapi duka yang dirasakan ribuan keluarga. Rumah-rumah terendam, aktivitas lumpuh, dan banyak warga harus bertahan dalam kondisi darurat, jauh dari kenyamanan dan rasa aman. Di tengah kesulitan itu, uluran tangan dan kepedulian menjadi harapan bagi para korban.
 
Pemerintah Provinsi Bengkulu turut merasakan duka tersebut. Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, Pemprov Bengkulu hadir untuk membantu meringankan beban saudara-saudara yang terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
 
Pada Jumat (12/12), saat berada di Medan, Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, secara resmi menerima dan melepas bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Riau Agrindo Agung (RAA) Bengkulu untuk masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Bantuan bernilai lebih dari Rp200 juta tersebut berisi kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan di masa sulit: minyak goreng, ikan teri, hingga sambal telur — logistik sederhana namun penuh makna bagi warga yang sedang berjuang memulihkan kehidupan.
 
"Kami membawa pesan kepedulian dan rasa persaudaraan dari masyarakat Bengkulu. Bantuan ini mungkin tidak sebanding dengan besarnya cobaan yang dialami, namun kami berharap dapat sedikit menguatkan dan memberi harapan bagi saudara-saudara kita di Aceh Tamiang," ujar Mian dengan nada penuh empati.

Ia menegaskan, bantuan tersebut merupakan wujud nyata misi kemanusiaan dan kepedulian dunia usaha yang tidak tinggal diam ketika sesama mengalami musibah.
 
Selain bantuan logistik, Pemprov Bengkulu juga telah mengerahkan 100 unit ambulans yang diberangkatkan sejak 9 Desember lalu menuju wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ambulans tersebut membawa bantuan sosial serta menjadi bagian dari upaya penyelamatan dan pelayanan kesehatan bagi para korban banjir.
 
Tak hanya itu, dukungan juga diwujudkan dalam bentuk bantuan dana tunai dengan total nilai mencapai miliaran rupiah, yang disalurkan kepada masing-masing provinsi terdampak untuk membantu proses penanganan darurat dan pemulihan pascabencana.
 
"Musibah ini adalah luka bersama. Ketika satu daerah tertimpa bencana, daerah lain harus hadir memberi kekuatan," kata Mian.
 
Melalui langkah-langkah kemanusiaan tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap kehadiran bantuan ini tidak hanya meringankan beban para korban, tetapi juga menumbuhkan kembali harapan: bahwa di tengah bencana masih ada kepedulian, persaudaraan, dan gotong royong yang menyatukan.