Skip to main content
x
Polres Kaur Polda Bengkulu yang dipimpin oleh Kapolres Kaur AKBP Eko Budiman, SIK MIK didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kaur Ny. Vena Eko Budiman memberikan bantuan sembako kepada korban banjir akibat dari meluapnya Sungai Sambat di Desa Kedataran, Jum'at 23/2/24.(Rahmayuni/Msd)

Polres Kaur Berikan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjir Dampak Luapan Sungai Sambat

KAUR, Mediasinardunia com - Polres Kaur Polda Bengkulu yang dipimpin oleh  Kapolres Kaur AKBP Eko Budiman, SIK MIK didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kaur Ny. Vena Eko Budiman memberikan bantuan sembako kepada korban banjir akibat dari meluapnya Sungai Sambat di Desa Kedataran, Jum'at(23/2/24)

Turut hadir dalam kegiatan ini Kasat intelkam Polres Kaur, Kapolsek Maje, Paurmin Log Polres Kaur, personil Polsek Maje serta pengurus Bhayangkari Kaur.

Kapolres menyapa warga dengan langsung memberikan himbauan, " Saya menghimbau kepada korban banjir untuk tetap bersabar dan menjaga kesehatan ditengah musibah ini", ucapnya

Kota Bengkulu

Kapolres Kaur mengatakan meskipun tidak dapat mengganti kerugian yang dialami oleh warga, ini merupakan bentuk kepedulian Polres Kaur terhadap masyarakatnya.
 
" Ada 26 paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, telur dan supermi yang dibagikan kepada 26 keluarga yang terdampak banjir", terangnya.

Dalam kesempatan ini Kapolres mengingatkan agar tetap waspada mengingat cuaca yang tidak menentu dan potensi banjir susulan dan berharap pemberian bantuannya dapat sedikit meringankan beban korban.

Dalam situasi bencana alam seperti banjir, longsor atau kejadian lainnya masyarakat diminta untuk segera menghubungi pihak kepolisian guna percepatan evakuasi dan penanganan.

"Apabila terjadi bencana alam seperti banjir, longsor atau kejadian lainnya, diminta agar masyarakat segera menghubungi pihak kepolisian", Ujar Kapolres

Dalam bencana banjir ini, satu orang  dikabarkan terbawa arus Sungai Sambat dan kerugian yang dialami warga lainnya dalam musibah ini adalah perabotan rumah tangga yang terendam banjir. (Rahmayuni)