Skip to main content
x
TPID Kabupaten Bengkulu Tengah Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri RI, 26/08/2024 (Ari/Mediasinardunia.com)

TPID Kabupaten Bengkulu Tengah Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri RI

Bengkulu Tengah, Mediasinardunia.com - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eka Nurmeini, S.E., M.Pd, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Gunawan R, S.E., M.M., serta Kepala OPD terkait bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bengkulu Tengah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) mingguan bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia melalui zoom di Ruang Rapat Bupati (RRB), pada Senin (26/08/2024).

Rakor tersebut dipimpin oleh Inspektur Jenderal Kemendagri RI Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si., yang dihadiri oleh para Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota se-Indonesia serta undangan lainnya.

Dalam arahannya, Tomsi Tohir menyampaikan bahwa perkembangan harga minyak menjadi sorotan utama dalam rapat tersebut.

Deputi Bidang Distribusi Barang dan Jasa, Pudji Ismartini, memaparkan data terkait tinjauan inflasi dan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu keempat bulan Agustus 2024 berdasarkan data pencatatan SP2KP tanggal 23 Agustus 2024.

Ismartini juga menyampaikan data terkait perkembangan inflasi bahan bakar bensin dan solar, dengan kenaikan yang signifikan terjadi pada beberapa bulan sebelumnya. Pemerintah kembali melakukan penyesuaian harga bensin dan solar non-subsidi pada bulan Agustus 2024.

Secara nasional, terdapat sejumlah Kabupaten/Kota yang mengalami penurunan IPH di minggu keempat Agustus 2024, lebih banyak daripada yang mengalami kenaikan. Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau menjadi Kabupaten dengan kenaikan IPH tertinggi di Sumatera dengan nilai kenaikan 1.66%.

Beberapa komoditas yang menjadi penyumbang utama IPH di wilayah Sumatera pada minggu keempat Agustus antara lain Beras, Cabai Rawit, dan Cabai Merah.

Selain itu, terdapat perkembangan harga nasional beras, cabai rawit, dan minyak goreng pada 23 Agustus 2024 yang mengalami fluktuasi sedikit dari minggu sebelumnya.

Melalui Rakor ini, diharapkan dapat tercapai koordinasi yang efektif dalam mengendalikan inflasi dan mengawasi perkembangan harga-harga komoditas di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah.