Skip to main content
x
Kesepakatan Persatuan Hamas-Fatah Diapresiasi oleh Indonesia, 24/07/2024 (Ari/Mediasinardunia.com)

Kesepakatan Persatuan Hamas-Fatah Diapresiasi oleh Indonesia

Jakarta, Mediasinardunia.com - Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, menyambut baik kesepakatan antara faksi politik Palestina, Hamas dan Fatah, yang diselenggarakan di China.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, menyatakan bahwa kesepakatan persatuan antara Hamas-Fatah dan belasan faksi lain di Palestina merupakan langkah maju menuju kemerdekaan Palestina.

"Deklarasi Beijing yang disepakati oleh para pemangku kepentingan Palestina merupakan langkah maju dalam mendorong rekonsiliasi dan persatuan bangsa Palestina, terutama di tengah konflik yang sedang berlangsung di Gaza. Indonesia berharap kesepakatan tersebut dapat diimplementasikan," ujar Retno dalam pernyataan tertulisnya pada Rabu (24/07/2024).

Retno menegaskan bahwa Indonesia selalu menyuarakan isu persatuan faksi di Palestina dalam setiap pertemuan, termasuk dengan dua faksi terbesar Palestina, yaitu Hamas dan Fatah.

"Persatuan merupakan kunci untuk mencapai perdamaian dan masa depan Palestina," tambah Retno.

Sebelumnya, Hamas mengumumkan penandatanganan kesepakatan dengan 13 organisasi Palestina lainnya, termasuk Fatah, di Beijing, China.

"Hari ini kami menandatangani kesepakatan untuk persatuan nasional. Kami berkomitmen untuk menciptakan persatuan nasional dan kami mengajak semua pihak untuk mendukung hal ini," kata pejabat senior Hamas, Musa Abu Marzuk, setelah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, dan perwakilan organisasi Palestina lainnya.

China menggambarkan kesepakatan tersebut sebagai upaya kerjasama untuk memerintah Gaza bersama-sama setelah berakhirnya perang. Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, mengungkapkan bahwa belasan organisasi Palestina telah sepakat untuk membentuk pemerintah rekonsiliasi nasional sementara untuk mengelola Gaza pasca konflik.