Pemkab Mukomuko Luncurkan Bantuan Gelombang Ketiga untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Sumbar
Mukomuko, Mediasinardunia.com - Pemerintah Kabupaten Mukomuko menyalurkan bantuan gelombang ketiga untuk para korban bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat (Sumbar).
Pada bantuan bencana gelombang ketiga ini, setidaknya lima mobil pengangkut bantuan diberangkatkan dan dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. H. Marjohan pada Minggu, 3 Januari 2026.
Bantuan yang diberangkatkan kali ini bersumber dari donasi masyarakat melalui Pemerintah Daerah (Pemda), Ikatan Keluarga Minang (IKM), Palang Merah Indonesia (PMI), dan pihak lainnya.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukomuko, Ruri Irwandi, ST., MT, saat dihubungi membenarkan bahwa Mukomuko kembali mengantar bantuan untuk korban bencana alam banjir bandang dan longsor di Sumbar.
Bantuan sama seperti sebelumnya, terdiri dari pakaian, sembako, air minum, kebutuhan rumah tangga, kebutuhan bayi, dan lainnya. Selain bantuan dari daerah, secara bersamaan juga diberangkatkan bantuan dari IKM Kabupaten Mukomuko.
"Bantuan tahap ketiga ini kita berangkatkan menuju Sumbar. Pakda langsung memimpin pelepasan bantuan dari bekas rumah dinas Bupati di sekitar Lampu Merah," ujar Ruri.
Sekda Marjohan, dalam keterangan kepada Radar Mukomuko, membenarkan bahwa Kabupaten Mukomuko telah mengirim bantuan untuk korban bencana alam di Sumbar, Medan, dan Aceh. Untuk kali ini, bantuan difokuskan ke wilayah Sumbar dengan lima mobil yang diberangkatkan meliputi truk, Grand Max, hingga mobil pribadi semua penuh dengan bantuan.
Bantuan akan diantar langsung ke lima titik korban bencana di Sumbar, berupa pakaian, makanan, air minum, kebutuhan dapur, kebutuhan balita, dan lainnya. Sebelum dikirim, pakaian telah disortir terlebih dahulu untuk memastikan hanya yang layak pakai yang dikirim.
"Dulu pernah ramai korban mengeluh karena banyak pakaian tidak layak pakai, jadi sekarang kita sortir terlebih dahulu sebelum dikirim. Lima mobil yang diberangkatkan penuh, dan tim yang mengantar terdiri dari pegawai dinas, IKM, dan PMI," jelasnya.
Sekda menambahkan bahwa ini adalah bantuan ketiga yang disalurkan. Untuk kedepannya, akan dilihat kondisi di lokasi bencana terutama mengingat cuaca yang masih mengkhawatirkan apakah perlu pengiriman lanjutan.
"Donasi warga yang terkumpul, termasuk pakaian, air mineral, makanan, dan obat-obatan, sudah seluruhnya dikirim. Namun jika kondisi mendesak, pemerintah siap mengirim bantuan berikutnya," ujarnya.
"Semua donasi yang dikumpulkan warga dan yang dibeli langsung Pemda sudah dikirim. Kedepannya kita evaluasi lagi; intinya, untuk saudara-saudara yang terkena musibah, kita akan lakukan segala kemungkinan," tutupnya.